Hubungan Pengetahuan dan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Dengan ASI Eksklusif

  • Wida Wisudawati Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada
  • Diani Maryani Akademi Kebidanan Karya Bunda Husada
Keywords: Pengetahuan, IMD, ASI Eksklusif

Abstract

Ketidaktahuan ibu tentang pentingnya ASI masih sangat rendah yaitu sekitar 42%. Masih banyak ibu yang mengeluh dan putus asa karena air susu yang belum keluar atau tidak lancar. Ketidaklancaran pengeluaran ASI pada hari pertama setelah melahirkan dapat disebabkan oleh kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan keadaan psikologis ibu yang sangat berperan dalam kelancaran pengeluaran ASI (Mulyani, 2013). Menurut Widuri (2013), ada beberapa upaya bagi ibu agar berhasil menyusui yaitu salah satunya dengan menyusui sesegera mungkin setelah bayi lahir yaitu diawali dengan IMD dan kontak kulit antara ibu dan bayi. Bayi merasa aman dan puas karena mendapatkan kehangatan dari dekapan ibunya. Ibu yang merasa rileks dan nyaman maka pengeluaran ASI akan berlangsung baik. Refleks hisapan bayi pada puting ibu akan merangsang produksi ASI. Maka dari itu, peneliti ingin mengetahui hubungan pengetahuan dan IMD dengan ASI Ekslusif. Desain dalam penelitian ini adalah rancangan analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di PMB Kota Tangerang pada bulan Mei-Juli tahun 2023. Besar Sampel yang digunakan pada sampel kasus merupakan total sampling sebanyak 44 responden. Hasil penelitian menggambarkan sebagian besar yaitu 50% responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai ASI eklsusif dan sebagian besar melewati pelaksanaan IMD pada saat proses persalinan ( 34%). Berdasarkan hasil pengukuran didapatkan hasil uji Chi Square nilai p value <0,05, maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan keberhasilan ASI ekslusif dan ada hubungan antara  pelaksaaan IMD dengan keberhasilan ASI ekslusif

Published
2023-11-30